"Sedia Payung Sebelum Hujan"


Musim hujan sudah di ambang pintu.

Pada musim penghujan seringkali terjadi peningkatan kasus penyakit demam berdarah karena banyaknya genangan air dan tempat tempat penampungan air menjadi media bagi nyamuk penular demam berdarah (aedes aegypti) untuk berkembang biak.

Banyak pengungsian yang menggunakan penampungan air darurat yang memanfaatkan terpal sebagai bak air terbuka.

Untuk memberantas penyakit demam berdarah diperlukan peran serta masyarakat guna mencegah dan membatasi penyebaran penyakit. Salah satunya dengan menerapkan langkah langkah pencegahan 3M Plus: Menguras, Menutup, Menguburkan barang-barang bekas plus menghindari gigitan nyamuk. Pemeliharaan ikan cupang, ikan cere atau ikan guppy dapat dimanfaatkan untuk membunuh jentik-jentik nyamuk.

Untuk mencegah penampungan air menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, Sahabat Peduli Indonesia berkordinasi dengan puskesmas setempat. Kami meminta bubuk abate untuk membunuh larva dan melindungi penampungan air di pengungsian dari ancaman berkembang biaknya nyamuk.

Bubuk abate ini dapat diperoleh secara cuma-cuma dari puskesmas namun ternyata informasi ini tidak banyak diketahui oleh pengungsian-pengungsian lain.

Dengan bantuan relawan arsitek dari Ikatan Arsitek Indonesia- NTB yang goat melakukan survey ke pengungsian-pengungsian di seputar Lombok, informasi ini disebarkan ke kordinator-kordinator pengungsian yang lain.

Video dibawah ini menunjukkan batak Andi Odang, kordinator pengungsian dusun Mundung Timur, saat beliau melakukan abatisasi (penyebaran bubuk abate) di salah satu penampungan air di pengungsian.


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square

@2017 by Sahabat Peduli Indonesia

Tentang

Sahabat Peduli Indonesia

  • Facebook
  • Instagram
This site was designed with the
.com
website builder. Create your website today.
Start Now